Seneng baget pada waktu awal bisa ke Yogya. Pada waktu itu saya tinggal melanjutkan tes kesehatan dan tes keterampilan Bolavoli. Saya sampai di Yogya...langsung ditinggal ma Bpk Aku, beliau cuma nemenin aku sehari trus langsung pulang. Rasanya asing baget... ya disana ketemu temen SMU aku Aeni yg juga lolos PBU Fisika. Beberapa hari saya harus mengikuti seleksi lanjutan untuk masuk menjadi mahasiswa UNY.
Dari semester awal saya kerja keras tuk bisa memeperoleh nilai yang bagus...Saya pada waktu itu kos di Karang Malang D26 tempat Mbk Sri...deket lembah UGM, temen2nya asek2. Pada waktu awal aku...ga tau ada anak olahraga juga yg kos disitu yang sama2 baru masuk juga. Hendri...Gunawan n Cuenk.
Untuk biaya kuliah dan kehidupan saya berusaha untuk memperoleh beasiswa, ada beberapa beasiswa yang ditawarkan oleh Universitas diantaranya beasiswa BBM, PPA, Djarum, Supersemar dan lainnya. saya hanya mengajukan PPA karena pada waktu itu, semester pertama saya memperoleh IP (indeks prestasi) tertinggi untuk semester pertama. Saya pun akhirnya selama tiga tahun mendapatkan beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik).
Pada tahun pertama saya masuk, mungkin karena IP saya cumlaude pada waktu bimbingan pertama dengan dosen pembimbing saya Bpk.Mansur, M.S saya ditawari kerja. Ketika itu Bpk. Mansur bertanya, sudah kerja belum? kemudian saya jawab: “belum”. Kemudian beliau kembali bertannya, mau kerja tidak? tanpa basa-basi pun saya menjawab, mau…Pak! Mungkin karena saya merasa pada waktu itu kiriman saya yang pada waktu itu selalu dikirim lewat POS tidak cukup untuk biaya hidup dan membeli buku, saya tidak tanya kerja apa? Yang hanya dibenak saya hanya yang penting mendapatkan kerja dan dapat uang utuk membantu orang tua membiayai kuliah. Kemudian Bpk. Mansur menyuruh saya datang ke Lembah Fitnes Center.
Setelah selesai bimbingan untuk pengambilan mata kuliah dan jumlah SKS yang harus saya ambil kemudian saya berpamitan. Dengan girangnya saya pulang ke kost-kost- an. Dan menceritakannya kepada teman satu kamar saya yang bernama Paryanto, nama lengkapnya saya lupa. Paryanto adalah teman yang betul-betul membuat saya termotivasi, bagaimana tidak di selalu memiliki IP di atas 3.50…wah pada waktu itu saya hanya berfikir saya harus bisa seperti mas Yanto, biasa saya memanggil dia, karena dia lebih tua kira-kira 2-3 tahun dibandingkan saya. Mz. Yanto adalah mahasiswa angatan 2001 Fakultas Teknik, dan mengambil jurusan Pendidikan teknik mesin. Selain pintar di akademik dia juga sangat aktif dalam perlombaan karya tulis antar mahasiswa, dia juga pintar bermain gitar. Pada suatu acara di fakultas teknik dia pernah tampil membawakan puisi dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu sarjana muda “punya iwan fals”. Sayang saya lupa puisinya, tetapi isi puisi itu bercerita tentang perjuangan seorang mahasiswa yang berjuang supaya bisa kuliah dan bekerja walaupun dengan menjual sepeda motor buntutnya dan perjuangan orang tuannya yang menjual sebedeng sawahnya, kemudian lulus kuliah ternyata sulit juga mencari pekerjaan. Betul-betul puisi yang bisa menggugahkan hati, sedikit juga saya diminta memberi masukan tentang puisi itu. Dengan melihat nilai IP dan berbagai penghargaan Mz.Yanto, saya sangat tergugah untuk meniru berbagai cara belajarnya, sering sekali saya bertanya kepada dia dan mengikutinya untuk selalu membaca. Dalam membaca dia pun mengajarkan teknik membaca dengan istirahat beberapa menit setelah membaca. Selain itu saya juga disuruh belajar mengerjakan soal-soal yang ada di perpustakaan pusat UNY. Di lantai sebelah timur, disitulah banyak kumpulan berbagai soal-soal dari semua jurusan. Sayapun berusaha membacanya dan beberapa saya copy soal materi yang sedang saya ambil pada semester pertama. Pengalaman saya setelah membaca dan mengerjakan soal betul-betul mengesankan. Pada waktu ujian semester ternyata ada mata kuliah yang betu-betul sama persis dengan soal-soal yang telah saya kerjakan, sehingga hanya dalam hitungan 15 menit saya menyelesaikan ujian mata kuliah tersebut. Dari pengalaman tersebut membuat saya selalu mengerjakan soal-soal yang terdapat di perpustakaan.
Setelah selesai bimbingan untuk pengambilan mata kuliah dan jumlah SKS yang harus saya ambil kemudian saya berpamitan. Dengan girangnya saya pulang ke kost-kost- an. Dan menceritakannya kepada teman satu kamar saya yang bernama Paryanto, nama lengkapnya saya lupa. Paryanto adalah teman yang betul-betul membuat saya termotivasi, bagaimana tidak di selalu memiliki IP di atas 3.50…wah pada waktu itu saya hanya berfikir saya harus bisa seperti mas Yanto, biasa saya memanggil dia, karena dia lebih tua kira-kira 2-3 tahun dibandingkan saya. Mz. Yanto adalah mahasiswa angatan 2001 Fakultas Teknik, dan mengambil jurusan Pendidikan teknik mesin. Selain pintar di akademik dia juga sangat aktif dalam perlombaan karya tulis antar mahasiswa, dia juga pintar bermain gitar. Pada suatu acara di fakultas teknik dia pernah tampil membawakan puisi dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu sarjana muda “punya iwan fals”. Sayang saya lupa puisinya, tetapi isi puisi itu bercerita tentang perjuangan seorang mahasiswa yang berjuang supaya bisa kuliah dan bekerja walaupun dengan menjual sepeda motor buntutnya dan perjuangan orang tuannya yang menjual sebedeng sawahnya, kemudian lulus kuliah ternyata sulit juga mencari pekerjaan. Betul-betul puisi yang bisa menggugahkan hati, sedikit juga saya diminta memberi masukan tentang puisi itu. Dengan melihat nilai IP dan berbagai penghargaan Mz.Yanto, saya sangat tergugah untuk meniru berbagai cara belajarnya, sering sekali saya bertanya kepada dia dan mengikutinya untuk selalu membaca. Dalam membaca dia pun mengajarkan teknik membaca dengan istirahat beberapa menit setelah membaca. Selain itu saya juga disuruh belajar mengerjakan soal-soal yang ada di perpustakaan pusat UNY. Di lantai sebelah timur, disitulah banyak kumpulan berbagai soal-soal dari semua jurusan. Sayapun berusaha membacanya dan beberapa saya copy soal materi yang sedang saya ambil pada semester pertama. Pengalaman saya setelah membaca dan mengerjakan soal betul-betul mengesankan. Pada waktu ujian semester ternyata ada mata kuliah yang betu-betul sama persis dengan soal-soal yang telah saya kerjakan, sehingga hanya dalam hitungan 15 menit saya menyelesaikan ujian mata kuliah tersebut. Dari pengalaman tersebut membuat saya selalu mengerjakan soal-soal yang terdapat di perpustakaan.
Selama kuliah saya selalu duduk di depan, ya…karena saya beranggapan saya duduk di depan saja belum bisa, apalagi duduk dibelakang. Teman-teman pun selalu menghormati saya walaupun saya dikenal pelit untuk memberikan contekan pada waktu ujian. Saya selalu bilang saya tidak akan memberikan jawaban saya kepada teman pada waktu ujian, karena saya tidak mau membodohi teman-teman saya. Dan kadang kita juga sering terjadi, yang mencontek pada kita memperoleh nilai yang lebih tinggi dari pada kita sehingga kita menjadi marah. Hal itulah yang saya hindari.
Dalam proses untuk menjadi yang terbaik di satu jurusan, selain mz. Yanto yang menjadi motivasi saya,ada juga salah satunya adalah teman satu kelas saya yang bernama Ahmad Nurhuda. Huda merupakan saingan terberat saya di jurusan pendidikan kepelatihan olahraga, bukan karena dia lebih gemuk dibanding saya tetapi karena memang dia anak yang pintar, dan kebetulan kami juga satu kelas. Bedanya antara saya dan huda adalah dia konsentrasi di cabang olahraga sepak bola sedang saya cabang olahraga bolavoli. Dia anak yang pintar tetapi dia tidak banyak disuakai oleh teman-temannya karena dia terlalu banyak bicara. Tetapi memang dia saya akui pintar, kitapun saling bersaing dari semester awal sampai terakhir. Pengalaman yang sangat menarik lagi tentang teman saya huda ini pada waktu seminar proposal skripsi, tanpa disengaja ternyata seminar kita berbarenagan. Tetapi pada waktu itu saya tidak mengatakan bahwa kita seminar bersamaan. Pada waktu sebelum seminar kita bertemu di Perpustakaan FIK, dan saya menyapa dia dengan nada bercanda “wah yang mau seminar” belajar terus. Padahal waktu itu saya betul-betul sangat nervous untuk mempresentasikan proposal skipsi saya di depan Dosen. Akhirnya dia bergegas menuju ruangan seminar, dan saya pun masih bercanda untuk menutupi bahwa saya juga mau seminar. Saya bertanya pada dia “Da... boleh tidak saya melihat seminar kamu” dia katakan jangan lah…, tetapi pada waktu itu juga aku mengikutinya keruangan seminar. Saya terus mengatakan pokoknya saya mau melihat seminar kamu dengan ijin sama dosen yang menguji. Dia mulai mengerti ketika yang masuk itu adalah Bpk. Pranatahadi yaitu dosen Bolavoli yang akan mengujikan proposal saya. Mungkin dia penasaran karena dosen yang mengujikan dia bukanlah Bpk. Pran. Dari situlah akhirnya rahasia saya terbongkar karena dia bertanya Bpk. Mau menguji proposal skripsi juga ya..Pak. Pak. Pran pun menjawab “Ya..” punya Mahfudin, dia pun kaget dan bilang sialan luh, boongin aku. Saya pun menjawab saya tau bahwa jadwal seminar kamu hari ini dan bersamaan dengan Aku..!tapi saya sengaja biar kamu tau sendiri aja., hehehehehe….!. tapi betul-betul dia salah satu orang yang buat saya semangat untuk bersaing dalam nilai akademis.
Saya punya target untuk menjadi yang tertinggi pada waktu itu, olehkarena itu saya selalu belajar dan belajar. Dalam proses penyusunan Huda lebih baik dari pada aku, sehingga di lebih dulu selesai. Pada waktu itu saya terkendala oleh tempat yang harus mengeluarkan dana yang lumayan tinggi buat saya. Selain itu saya juga latihan karena pada waktu itu ada satu target juga yang saya kejar, yaitu mengikuti seleksi POMDA 2007. Bukannya cabang olahraga jurusan saya yaitu, Bolavoli tetapi saya mengikuti seleksi untuk cabang olahraga renang. Pada waktu itu POMDA merupakan salah satu event olahraga antar mahasiswa se-DIY untuk persiapan POMNAS. Pada waktu itu saya mengikuti beberapa nomor perlombaan renang, beberapa teman saya juga kaget bahwa saya mengikutinya. Dengan kerja keras saya selama beberapa bulan akhirnya saya memperoleh medali pada nomor perlombaan estafet gaya ganti dan gaya bebas. Memang untuk nomor perlombaan individu saya tidak memperoleh medali tetapi untuk perolehan waktu, saya sebelumnya hanya mentargetkan bisa berpartisipasi dalam POMDA tersebut tetapi alhamdulillah hasilnya melebihi harapan saya. Kejuaraan itu mungkin pertama dan terakhir buat saya mengikuti lomba renang mewakili UNY karena pada waktu itu saya sudah semester VIII yaitu semester akhir dan pada waktu itu juga karena saya sedang melakukan penelitian skripsi saya.
Kata teman-teman dan Dosen renang saya yang mendampingi catatan waktu saya lumayan bagus, mengalahkan anak2 kepelatihan renang sehingga saya disuruh oleh Dosen renang saya untuk berlatih lagi bersama UKM renang untuk mengikuti seleksi KEJURNAS antar mahasiswa se Indonesia di Jakarta. Hari itu tepatnya tanggala 9 Juni 2007, yang merupakan hari sepesial buat saya yang merupakan bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke-22. Pada waktu itu juga saya selesai pengambilan data yang terakhir dan saya pun melakukan syukuran dengan beberapa teman dan adik-adik yang membantu dalam proses penelitian. Kami melakukan syukuran di tempat pemancingan yang bisa kami kunjungi dengan sahabat-sahabat saya. Pada waktu itu ternyata sudah ada rencana untuk memberi kejutan kepada saya karena salah satu sobat saya Gunawan selalu ingat dengan ulang tahun saya dan saya juga selalu ingat dengan tanggal lahir dia yaitu sama tanggal 9 tetapi bulannya berbeda, dia bulan 9. Pada waktu di pemancingan salah satu teman saya berpura-pura minta sms, saya bilang telp aja karena pada waktu itu pulsa memang lagi banyak dan kita sering bercanda dengan mengatakan “telp aja banyak pulsa tuh’ ternyata setelah saya kasih dia HP saya beberapa setelah itu saya didorong oleh beberapa adik didikan saya yang berlatih bolavoli. Akhirnya sayapun masuk di kolam ikan, waduh basah semua pakaian ku. Karena kolamnnya juga lumayan dalam. Semuannya juga bersorak menyanyikan “selamat ulang tahun” betul-betul salah satu hari ultah saya yang sangat berkesan. Sandiwara mau minta pulsa untuk sms itu ternyata hanya mau menyelamatkan HP saya supaya tidak ikut terjebur dalam kolam. Mereka juga sudah menyiapakan pakaian ganti untuk saya ternyata, walaupun dikerjain seperti itu saya sangat senang.
Dalam proses untuk menjadi yang terbaik di satu jurusan, selain mz. Yanto yang menjadi motivasi saya,ada juga salah satunya adalah teman satu kelas saya yang bernama Ahmad Nurhuda. Huda merupakan saingan terberat saya di jurusan pendidikan kepelatihan olahraga, bukan karena dia lebih gemuk dibanding saya tetapi karena memang dia anak yang pintar, dan kebetulan kami juga satu kelas. Bedanya antara saya dan huda adalah dia konsentrasi di cabang olahraga sepak bola sedang saya cabang olahraga bolavoli. Dia anak yang pintar tetapi dia tidak banyak disuakai oleh teman-temannya karena dia terlalu banyak bicara. Tetapi memang dia saya akui pintar, kitapun saling bersaing dari semester awal sampai terakhir. Pengalaman yang sangat menarik lagi tentang teman saya huda ini pada waktu seminar proposal skripsi, tanpa disengaja ternyata seminar kita berbarenagan. Tetapi pada waktu itu saya tidak mengatakan bahwa kita seminar bersamaan. Pada waktu sebelum seminar kita bertemu di Perpustakaan FIK, dan saya menyapa dia dengan nada bercanda “wah yang mau seminar” belajar terus. Padahal waktu itu saya betul-betul sangat nervous untuk mempresentasikan proposal skipsi saya di depan Dosen. Akhirnya dia bergegas menuju ruangan seminar, dan saya pun masih bercanda untuk menutupi bahwa saya juga mau seminar. Saya bertanya pada dia “Da... boleh tidak saya melihat seminar kamu” dia katakan jangan lah…, tetapi pada waktu itu juga aku mengikutinya keruangan seminar. Saya terus mengatakan pokoknya saya mau melihat seminar kamu dengan ijin sama dosen yang menguji. Dia mulai mengerti ketika yang masuk itu adalah Bpk. Pranatahadi yaitu dosen Bolavoli yang akan mengujikan proposal saya. Mungkin dia penasaran karena dosen yang mengujikan dia bukanlah Bpk. Pran. Dari situlah akhirnya rahasia saya terbongkar karena dia bertanya Bpk. Mau menguji proposal skripsi juga ya..Pak. Pak. Pran pun menjawab “Ya..” punya Mahfudin, dia pun kaget dan bilang sialan luh, boongin aku. Saya pun menjawab saya tau bahwa jadwal seminar kamu hari ini dan bersamaan dengan Aku..!tapi saya sengaja biar kamu tau sendiri aja., hehehehehe….!. tapi betul-betul dia salah satu orang yang buat saya semangat untuk bersaing dalam nilai akademis.
Saya punya target untuk menjadi yang tertinggi pada waktu itu, olehkarena itu saya selalu belajar dan belajar. Dalam proses penyusunan Huda lebih baik dari pada aku, sehingga di lebih dulu selesai. Pada waktu itu saya terkendala oleh tempat yang harus mengeluarkan dana yang lumayan tinggi buat saya. Selain itu saya juga latihan karena pada waktu itu ada satu target juga yang saya kejar, yaitu mengikuti seleksi POMDA 2007. Bukannya cabang olahraga jurusan saya yaitu, Bolavoli tetapi saya mengikuti seleksi untuk cabang olahraga renang. Pada waktu itu POMDA merupakan salah satu event olahraga antar mahasiswa se-DIY untuk persiapan POMNAS. Pada waktu itu saya mengikuti beberapa nomor perlombaan renang, beberapa teman saya juga kaget bahwa saya mengikutinya. Dengan kerja keras saya selama beberapa bulan akhirnya saya memperoleh medali pada nomor perlombaan estafet gaya ganti dan gaya bebas. Memang untuk nomor perlombaan individu saya tidak memperoleh medali tetapi untuk perolehan waktu, saya sebelumnya hanya mentargetkan bisa berpartisipasi dalam POMDA tersebut tetapi alhamdulillah hasilnya melebihi harapan saya. Kejuaraan itu mungkin pertama dan terakhir buat saya mengikuti lomba renang mewakili UNY karena pada waktu itu saya sudah semester VIII yaitu semester akhir dan pada waktu itu juga karena saya sedang melakukan penelitian skripsi saya.
Kata teman-teman dan Dosen renang saya yang mendampingi catatan waktu saya lumayan bagus, mengalahkan anak2 kepelatihan renang sehingga saya disuruh oleh Dosen renang saya untuk berlatih lagi bersama UKM renang untuk mengikuti seleksi KEJURNAS antar mahasiswa se Indonesia di Jakarta. Hari itu tepatnya tanggala 9 Juni 2007, yang merupakan hari sepesial buat saya yang merupakan bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke-22. Pada waktu itu juga saya selesai pengambilan data yang terakhir dan saya pun melakukan syukuran dengan beberapa teman dan adik-adik yang membantu dalam proses penelitian. Kami melakukan syukuran di tempat pemancingan yang bisa kami kunjungi dengan sahabat-sahabat saya. Pada waktu itu ternyata sudah ada rencana untuk memberi kejutan kepada saya karena salah satu sobat saya Gunawan selalu ingat dengan ulang tahun saya dan saya juga selalu ingat dengan tanggal lahir dia yaitu sama tanggal 9 tetapi bulannya berbeda, dia bulan 9. Pada waktu di pemancingan salah satu teman saya berpura-pura minta sms, saya bilang telp aja karena pada waktu itu pulsa memang lagi banyak dan kita sering bercanda dengan mengatakan “telp aja banyak pulsa tuh’ ternyata setelah saya kasih dia HP saya beberapa setelah itu saya didorong oleh beberapa adik didikan saya yang berlatih bolavoli. Akhirnya sayapun masuk di kolam ikan, waduh basah semua pakaian ku. Karena kolamnnya juga lumayan dalam. Semuannya juga bersorak menyanyikan “selamat ulang tahun” betul-betul salah satu hari ultah saya yang sangat berkesan. Sandiwara mau minta pulsa untuk sms itu ternyata hanya mau menyelamatkan HP saya supaya tidak ikut terjebur dalam kolam. Mereka juga sudah menyiapakan pakaian ganti untuk saya ternyata, walaupun dikerjain seperti itu saya sangat senang.
Ingat dengan kesempatan yang diberikan oleh dosen untuk mengikuti kejurnas di Jakarta saya mulai berlatih. Dengan rasa bangga saya semangat yang tinggi saya memanfaatkan waktu selama kurang lebih dua bulan untuk berlatih. Hampir setiap hari saya berlatih renang karena hampir setiap hari saya berada dikolam renang untuk mengajar renang di club renang, privat sendiri maupun mengajar renang di beberapa sekolah yang bekerja sama dengan saya.
Jadi setiap selesai mengajar renang saya menyempatkan diri untuk berlatih, selain itu juga ada jadwal latihan sendiri. Dibenak saya hanya ada kata jangan sia-siakan kesempatan kedua mengikuti perlombaan renang ini, dengan cara bekerja keras untuk berlatih. Selain sibuk mengajar renang, bolavoli dan latihan renang saya juga setiap hari harus didepan computer untuk menyelesaikan skripsi saya. Beberapa teman saya selesai mengerjakan skripsi dan ujian diantaranya Awar anas, Nawan primasoni yang sekarang menjadi dosen di UNY juga, sobat saya Hendri dan saingan terberat saya Ahmad Nurhuda Huda. Waktu saya memang tersita banyak untuk persiapan POMDA, Kejurnas dan kendala dana untuk pengambilan data. Melihat teman-teman saya sudah selesai dan akan wisuda saya juga harus menyelesaikan skripsi saya tetapi keempat saya untuk mengikuti KEJURNAS juga tidak akan saya sia-siakan.
Waktu itupun akhirnya menunjukan kami ber-4 untuk mengikuti kejurnas di Jakarta tepatnya di GOR sumantri brojonegoro. di kuningan daerah JKT selatan. Selama dua hari kami berjuang untuk nama UNY. Dengan anggota 4 perenang (saya-supeno-miswanto dan fajar) manager Angga dan dosen pembimbing FX.sugianto, hari petrama kami memperoleh 2 medali di No perorangan gaya dada oleh Supeno dan di No estafet gaya ganti. Di hari ke II kami hanya memperoleh 1 medali lagi yaitu kembali pada nomer estafet gaya bebas.
Betul betul pengalaman yang sangat mengesankan buat saya dan rasa terimakasih saya kepada teman-teman yang mendukung dan dosen saya yeng memberikan kesempatan saya yang ke II untuk mengikuti lomba renang, yang tidak saya dapatkan di cabang olahraga saya bolavoli karena tinggi badan saya yang kurang ideal untuk pemain bolavoli.
Setelah pulang dari kejurnas saya lansung konsentrasi penuh menyelesaikan skripsiku, saya sudah kalah dengan saingan saya untuk menjadi yang tercepat lulus di angkatan 2003. Walaupun demikian masih ada kesempatan untuk menjadi yang tertinggi dan berusaha wisuda bersamaan dengan teman-teman saya yang telah selesai ujian skripsi di angkatan 2003, karena Huda lulus dengan IPK 3.56 yang pada waktu itu sama dengan saya yang belum memiliki nilai skripsi. Jadi masih ada kesempatan menjadi yang tertinggi apabila nilai skripsi saya A. saya sangat berusaha untuk mencapai itu, dan saya yakin bisa dengan hasil penelitian ekperimen. Setelah bimbingan beberapa kali akhirnya saya menyelesaikannya juga, dengan nilai A sehingga IPK saya 0.01 diatas huda yaitu 3.57. Akan tetapi saya tidak bisa bersama dengan teman-teman saya yang bisa wisuda bulan September, saya harus menunggu untuk wisuda periode berikutnya yaitu bulan November. Sobat saya hendri lulus periode pertama untuk angkata 2003, sedang saya masih bisa bersama dua sobat saya gunawan dan supeno.
Mungkin Allah memang telah memberikan jalan ini untuk saya, karena denga lulus periode ke dua justru ada hikmah dibalik semua itu. Bertepatan dengan Yudisium ada pengumuman dibutuhkan guru renang di salah satu sekolah internasional di Jakarta, dengan kriteria bisa berbahasa ingris. Dengan kriteria bisa berbahasa ingris ini yang membuat kami enggan untuk mencoba melamar pekerjaan itu. Kan tetapi setelah beberapa hari berfikir, kenapa tidak mencoba..! Hal ini karena saya sebagian sarjana olahraga mempunyai bahasa ingris yang minim. Salah satunya saya sendiri. Akan tetapi saya mempunyai kemampuan di beberapa bidang olahraga, pengalaman mengajar dan melatih bolavoli, instruktur fitness, pelatih renang dan kemampuan akademik saya yang bagus membuat saya percaya diri dan mau mencobannya. Untuk memperoleh alamat sekolah yang membuka lamaran pekerjaan sebagai guru renang saya harus mencari ke Jurusan dan akhirnya saya juga harus mencari lagi ke pembantu dekan III yang pada waktu itu di pegang oleh bpk. Agus sumhendartin. Saya pun mencari beliau untuk memperoleh alat yang bisa dihubungi. Setelah bertemu dengan beliau, Bpk. Agus sebelumnya mengucapkan selamat kepada saya karena saya memperoleh penghargaan dengan IPK tertinggi, dan beliau memberikan No. Hp yang bisa di hubingi yaitu. Mz Bambang. Akhirnya aku bisa mengajar di Global Jaya International dengan melalui beberapa tes seleksi masuk... Motivasi dan kerja keras adalah caraku tuk mencapai sesuatu serta fokus pada kelebihan...dan mau mencoba...mencoba dan mencoba.